FULL DAY SCHOOL, KENAPA TIDAK?

twh2Saat ini di mana-mana sedang rame dibicarakan tentang gagasan full day school yang dilkemukakan oleh bapak Muhadjir Effendy selaku”menteri pendidikan dan kebudayaan” kita yang baru. tujuan dari kebijakan full day school ini adalah agar anak didik terbangun karakternya dan tidak menjadi liar di luar sekolah saat orang tua mereka masih belum pulang kerja.

Tentu saja gagasan tentang kebijakan full day school ini menuai banyak pro dan kontra di kalangan masyarakat. Hal ini bisa dipahami mengingat sistem ini pasti memiliki dampak positif sekaligus negatif.

Banyak yang kontra karena mereka beranggapan anak didik akan semakin tertekan dan stress karena mereka pikir anak didik sekolah seharian hanya untuk belajar dan menghafal pelajaran akademis. Padahal dengan full day school hal itu bisa kita akali dengan mengarahkan anak didik kita untuk memanfaatkan waktu di sekolah sesuai dengan minat dan bakat si anak didik. Tentunya harus juga di selingi dengan istirahat yang cukup.

Contohnya buat yang punya hobi nyanyi bisa diadakan kelas musik, buat yang hobi gambar bisa diadakan kelas gambar, juga minat-minat yang lain sesuai dengan kreativitas siswa didik. Shingga dengan begitu kita bisa membuat membuat sekolah menjadi kegiatan yang menyenangkan.

Ada juga yang pro dengan berbagai macam alasan. Misalnya, karena seharian disekolah jadi si anak didik terhindar dari dampak negatif dari luar lingkungan sekolah. Mengingat saat ini banyak pengaruh-pengaruh buruk dari luar lingkungan rumah dan sekolah. Contohnya saja tawuran antar pelajar. Belum lagi saat ini peredaran narkoba juga mengincar anak-anak sekolah. Dan masih banyak lagi yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu.

Namun perlu juga diingat bahwa anak juga perlu bersosialisasi di luar lingkungan sekolah. Namun saya kira dua hari (sabtu dan minggu) libur merupakan waktu cukup untuk hal itu. Waktu dua hari tersebut juga bisa dimanfaatkan si anak bersama keluarganya di rumah. Dengan begitu si anak memiliki waktu yang cukup untuk belajar, bermain, serta waktu yang untuk dihabiskan bersama keluarganya.

Saya sendiri setuju dengan sistem seperti ini, dengan catatan pihak sekolah sudah dilengkapi dengan fasilitas serta tenaga profesional yang cukup. Disamping itu lingkungan sekolah juga harus dibuat senyaman dan sekondusif mungkin. Mengingat saat ini ada beberapa sekolah swasta berhasil menerapkan sistem full day school. Tentunya biaya yang dibutuhkan untuk menyekolahkan di sini juga tidak sedikit.

Namun saya kira sistem full day school belum bisa diterapkan di seluruh sekolahan di indonesia, setidaknya untuk saat ini. Terutama untuk daerah pedesaan, mengigat sekolah masih banyak yang belum memenuhi syarat. Jadi untuk saat ini masih banyak yang harus dibenahi terlebih dahulu.

Jadi intinya sistem full day school ini merupakan sistem yang sangat baik, hanya saja saat ini kita masih belum siap jika sistem ini diterapkan di seluruh sekolah di Indonesia. Itulah pandangan saya tentang sistem full day school. Jika kalian mempunyai pandangan lain mungkin bisa kalian tuluskan di kolom komentar di bawah ini 😀 .

Iklan

2 thoughts on “FULL DAY SCHOOL, KENAPA TIDAK?

  1. Betul, full day school kalau mau dilaksanakan sebaiknya harus ditunjang dengan tenaga pengajar yang baik. Tapi dulu aku abis pulang sekolah ada les musik sih, jadi emang waktunya kepake buat les gitu. Jadi kalau mau ada full day school sebaiknya ditambah kegiatan ekskul yang bisa menyalurkan bakat murid-muridnya.

    Suka

    • betul, saya juga setuju kalo mau ada full day school sebaiknya ada kegiatan ekskul. Nggak mungkin juga kan seharian di sekolah buat belajar di kelas, yang ada malah siswa bisa stress 😀
      btw makasih kunjungan plus komennya mbak, hihi

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s